Pernikahan dengan Rasulullah
Khadijah jatuh hati pada kejujuran dan sifat amanah Muhammad (saat itu berusia 25 tahun) setelah melihat keberhasilan perniagaan yang dipimpin oleh pegawainya, Maisarah. Meskipun Khadijah berusia 40 tahun, pernikahan mereka penuh berkah. Beliau adalah satu-satunya istri Rasulullah hingga wafatnya dan memberikan keturunan bagi beliau (Qasim, Abdullah, Zainab, Ruqayah, Ummu Kultsum, dan Fathimah).
Peran dalam Dakwah
Wanita Pertama yang Beriman: Khadijah adalah orang pertama yang mempercayai kenabian Muhammad saat wahyu pertama turun di Gua Hira.
Benteng Perjuangan: Ia mengorbankan seluruh harta dan jiwanya untuk mendukung dakwah Islam di masa-masa sulit.
Kesetiaan Saat Boikot: Selama tiga tahun masa embargo kaum Quraisy, Khadijah setia mendampingi Rasulullah meski harus menderita kelaparan dan kehausan di usia senja.
Wafat dan Kemuliaan
Khadijah wafat pada usia 65 tahun (3 H), tak lama setelah masa pemboikotan berakhir dan tak jauh dari waktu wafatnya Abu Thalib. Tahun tersebut dikenal sebagai Aamul Huzni (Tahun Kesedihan).
Keutamaan: Rasulullah menyebutnya sebagai sebaik-baik wanita ahli surga berdampingan dengan Maryam binti Imran. Beliau adalah sosok istri teladan yang memberikan ketenangan, cinta, dan dukungan total bagi risalah Islam.


0 komentar :
Posting Komentar
Terima Kasih (Sukur Moanto')