TUTUYAN [07 April 2026]– Upaya transparansi dan percepatan
pengelolaan keuangan desa di wilayah Kecamatan Tutuyan terus menunjukkan
progres signifikan. Hingga April 2026, tercatat sebanyak 8 dari 10 desa telah
berhasil melakukan posting Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) Awal
tahun anggaran 2026 ke dalam aplikasi Siskeudes.. . Sementara itu, Desa
Tutuyan II menghadapi kendala teknis berupa kesulitan akses pada
aplikasi Siskeudes, sehingga penarikan data realisasi belum dapat dilakukan
secara maksimal meskipun sudah melakukan posting APBDesa dan pada besok hari
(08 April 2026) terkonfirmasi bendahara Desa Tutuyan II akan berkoordinasi dengan operator
Siskeudes Kabupaten untuk membuka akses Siskeudes.
Delapan desa tersebut adalah Desa Togid, Desa Dodap Mikasa, Desa
Tutuyan, Desa Tombolikat Selatan, Desa Tombolikat, Desa Kayumoyondi, Desa
Tutuyan II, dan Desa Tutuyan III
Meski demikian, masih terdapat kendala pada beberapa desa. Desa
Dodap dan Desa Dodap Pantai tercatat belum melakukan
posting aplikasi
Uraian Realisasi Kegiatan Per Desa
Berdasarkan laporan realisasi anggaran per paket kegiatan yang bersumber
dari Dana Desa (DDS), berikut adalah rincian progres dari desa-desa tersebut:
1. Desa Togid
- Pendidikan: Realisasi honorarium PAUD/TK dan Guru
Ngaji mencapai Rp11.700.000 (32,50%).
- Kesehatan: Insentif kader kesehatan dan posyandu
telah terealisasi sebesar Rp13.650.000.
- Sarana
Kesehatan: Pengadaan
sarana pelayanan kesehatan telah tuntas 100% dengan
nilai Rp7.000.000.
- Penyaluran
BLT: Telah menyalurkan
Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp18.900.000 (25,00%).
2. Desa Kayumoyondi
- Pendidikan: Honorarium guru PAUD dan sekolah minggu
terealisasi Rp1.500.000 (12,50%).
- Kesehatan: Realisasi insentif kader PPKBD dan
operasional Posyandu mencapai Rp12.000.000.
- Penyaluran
BLT: Penyaluran BLT DD
telah mencapai Rp19.800.000 (25,00%).
3. Desa Tutuyan III
- Pendidikan: Insentif tenaga pendidik
terealisasi Rp12.000.000 (25,00%).
- Kesehatan: Realisasi insentif kader dan pemberian
makanan tambahan (PMT) mencapai Rp14.980.000.
- Informasi
Publik: Layanan internet
desa terealisasi Rp2.400.000 (25,00%).
- Penyaluran
BLT: BLT Dana Desa telah
disalurkan sebesar Rp13.500.000 (25,00%).
4. Desa Tombolikat Selatan
- Pendidikan: Realisasi insentif tenaga pendidik
menunjukkan angka signifikan yaitu Rp12.150.000 (40,50%).
- Kesehatan: Insentif kader Posyandu dan KPM baru
terealisasi sebesar Rp7.500.000 (10,27%).
5. Desa Tutuyan
- Pendidikan: Realisasi honor guru PAUD dan guru ngaji
mencapai Rp9.000.000 (25,00%).
- Kesehatan: Insentif kader dan PMT Posyandu
terealisasi sebesar Rp22.230.000.
- Infrastruktur: Pembayaran WiFi kantor desa
terealisasi Rp1.320.000 (15,71%).
6. Desa Dodap Mikasa
- Status: Data per 7 April 2026 menunjukkan bahwa
meskipun sudah melakukan posting APBDesa Awal, realisasi untuk berbagai
paket kegiatan (Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan BLT) masih
berada pada angka 0,00%.
7. Desa Tombolikat
- Status: Sama halnya dengan Dodap Mikasa, Desa
Tombolikat telah memposting anggaran, namun realisasi pada bidang
pemerintahan, pembangunan, hingga penanganan keadaan mendesak (BLT)
terpantau masih 0,00% dalam sistem.
8. Desa Tutuyan II
- Status: Sudah melakukan penyaluran BLT DD.
Namun, rincian realisasi kegiatan lainnya belum dapat dipaparkan karena
kendala teknis akses pada aplikasi Siskeudes.
Ringkasan Penyaluran BLT DD
Hingga saat ini, empat desa tercatat telah mengambil langkah cepat dalam
perlindungan sosial dengan menyalurkan BLT Dana Desa, yaitu:
- Desa
Kayumoyondi
- Desa
Tutuyan II
- Desa
Tutuyan III
- Desa Togid

0 komentar :
Posting Komentar
Terima Kasih (Sukur Moanto')