'
::: SELAMAT HARI BUKU SEDUNIA : JIKA PENDIDIKAN KEWAJIBAN SEPANJANG ZAMAN, MAKA BUKU MERUPAKAN KARYA WARISAN TAK TERMAKAN ZAMAN :::
SELAMAT HARI BUKU SEDUNIA :::TPP BERDEDIKASI UNTUK NEGERI
Depan » , » Transformasi Digital: TPP Pendamping Desa Pacu Kompetensi Lewat Fitur Peningkatan Kapasitas

Transformasi Digital: TPP Pendamping Desa Pacu Kompetensi Lewat Fitur Peningkatan Kapasitas

Tutuyan, [4 April 2026] – Dalam upaya memperkuat tata kelola pembangunan desa yang lebih profesional, para Tenaga Pendamping Profesional (TPP) yang terdiri dari Pendamping Lokal Desa (PLD), Pendamping Desa (PD), hingga Tenaga Ahli (TA) di berbagai jenjang kini mulai mengoptimalkan penggunaan menu Peningkatan Kapasitas pada aplikasi digital resmi Daily Report Pendamping (DRP).

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap dinamika kebutuhan desa yang semakin kompleks, yang menuntut pendamping untuk selalu memperbarui pengetahuan dan keterampilan mereka secara berkelanjutan.

Tiga Pilar Pengembangan Kompetensi

Berdasarkan antarmuka aplikasi terbaru, terdapat tiga kanal utama yang disediakan dalam DRP untuk mendukung profesionalisme pendamping:

  • Pelatihan Kelas: Fasilitas ini memungkinkan para pendamping untuk mengikuti sesi pelatihan tatap muka atau sinkronus yang terstruktur guna mendalami materi-materi strategis terkait kebijakan desa.

  • Pembekalan (IST/OJT): Melalui skema In Service Training (IST) dan On the Job Training (OJT), para pendamping mendapatkan bimbingan teknis langsung yang aplikatif untuk menyelesaikan persoalan nyata di lapangan.

  • Mandiri (LMS/Belajar Mandiri): Fitur ini memberikan fleksibilitas bagi PLD, PD, dan TA untuk mengakses perkuliahan daring dan modul pembelajaran mandiri melalui Learning Management System (LMS) kapan saja dan di mana saja baik yang disediakan oleh Kementerian Desa maupun mengikuti perkuliahan secara mandiri di berbagai kampus tanpa mengganggu kegiatan TPP di lapangan yakni kampus yang menyediakan perkuliahan secara Daring.

Komitmen Menuju Pendampingan Berkualitas

Pemanfaatan menu ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban administrasi, melainkan bagian dari jurnal aktivitas harian untuk memastikan setiap pendamping memiliki standar kompetensi yang mumpuni. Dengan adanya pilihan belajar mandiri, para Tenaga Ahli, Pendamping Desa hingga Pendamping Lokal Desa diharapkan dapat terus berinovasi dalam mengawal dana desa dan pembangunan inklusif di wilayah masing-masing.

"Transformasi melalui pembelajaran mandiri dan pelatihan terstruktur ini adalah kunci. Kami berkomitmen untuk terus belajar demi pelayanan terbaik bagi masyarakat desa," ujar salah satu perwakilan pendamping desa dalam sebuah sesi diskusi daring pada perkuliahan Mandiri.

Dengan integrasi teknologi ini, diharapkan kualitas pendampingan di tingkat akar rumput akan semakin meningkat, selaras dengan visi besar kemandirian desa di masa depan.



4 komentar :

Terima Kasih (Sukur Moanto')

Select Language

Kata Bijak

Galery-Ku









@YendiCo. Diberdayakan oleh Blogger.